

dibeberapa koran terakhir ini banyak memberitakan bahwa ada beberapa daerah di kabupaten wonogiri yang terserang demam berdarah, tercatat ada beberapa kecamatan yang merupakan daerah rawan. banyak pasien yang sudah dibawa kerumah sakit maupun klinik terdekat. pada musim seperti ini memang menjadi musim berkembangnya nyamuk apalagi yang merupakan daerah daerah lembab. kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari jatuhnya kurban karena demam berdarah merupakan penyakit yang berbahaya karena kalau terlambat dalam penanganan akan mengakibatkan kematian.
setidaknya dilingkungan kita sendiri wajib melakukan usaha usaha diantaranya ;
Pencegahan Demam Berdarah (DBD)
Artikel - Kesehatan Umum
Wednesday, 03 September 2008 03:58
A. Bagaimana Cara Mencegah DBD ?
Untuk mencegah penyakit DBD, nyamuk penularnya (Aedes Aegypti) harus diberantas ,sebab vacsin untuk pencegahannya belum tersedia
Cara tepat untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti adalah memberantas jentik-jentiknya di tempat berkembang biaknya. CAra ini dikenal sebagai "Gerakan 3M"
Olehkarena tempat-tempat berkembang biaknya terdapat di rumah-rumah dan tempat-tempat umum, maka setiap keluarga harus melaksanakan "3M" secara teratur sekuang-kurangnya seminggu sekali
B. Bagaimana Cara melaksanakan "3M" ?
Untuk mencehan penyakit DBD setiap keluarga dianjurkan untuk melaksanakan "3M" di rumah dan halaman masing-masing dengan melibatkan seluruh keluarga, dengan cara sebagai berikut :
Menguras bak mandi sekurang-kurangnya 1 minggu sekali
Menutup rapat-rapat tempat penampungan air
Mengganti air Vas bunga/tanaman air seminggu sekali
Mengganti air tempat minum burung
Menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air
Menabur bubuk abete atau altosid pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras atau di daerah yang air bersih sulit didapat, sehingga perlu penampungan air hujan
Memelihara ikan di tempat-tempat penampungan air
Takaran abate : 1 sendok peres (+ 10 gram) untuk 100 liter air
Takaran altosid : 1/4 sendok peres (+ 2,5 gram) untuk 100 liter