



blog ini sebagai media penyiaran berita, tombo kangen, kritik sosial, serta sebagai media teknologi informasi terkini.Semoga menjadi media yang bisa membawa kemajuan bagi kecamatan paranggupito khususnya dan wonogiri umumnya.
dalam minggu minggu ini masyarakat khususnya kec paranggupito telah mendapatkan bantuan pemerintah program konversi minyak ke gas. beberapa hari terakhir telah dilakukan pembagian ke setiap warga yang terdaftar dan dilakukan pula sosoialisasi oleh petugas yang bersangkutan tentang tata cara/pemakaian kompor gas tersebut, mengingat masyarakat banyak masih merasa asing dan belum terbiasa memakai kompor gas. sebagian ada yang mengalami ketakutan karena banyaknya berita di tv dan sebagainya yang banyak memberitakan berbagai peristiwa kecelakaan dalam pemakaian kompor ini.
semoga saja dalam pembagian kompor ini tidak mengalami banyak permasalahan dan dapat digunakan sebagai mana mestinya, mungkin sebagian masyarakat yang merasa takut atau merasa penggunaaan gas masih terlalu mahal mengingat pasaran gas di sana untuk tabung 3 kg berkisar 15.ooo an karena menyakut biaya transportasi dan pengiriman yang jauh, dan tetap menggunakan bahan bakar kayu. kayu bakar masing sangat melimpah dan gampang didapat.
Paranggupito awalnya hanya sebuah kelurahan, seiring dengan perluasan wilayah kabupaten Wonogiri atau pemekaran wilayah maka Paranggupito dijadikan sebuah Kota kecamatan kecil yang memiliki 8 DESA meliputi :
1. DESA JOHUNUT
2. DESA KETOS
3. DESA SONGBLEDEG
4. DESA PARANGGUPITO
5. DESA SAMBIHARJO
6. DESA GUDANGHARJO
7. DESA GUNTURHARJO
8. DESA GENDAYAKAN
adapun batas wilayahnya bagian barat di kelurahan songbledeg berbatasan langsung dengan kelurahan songbanyu, rongkop gunungkidul, sebelah utara desa johunut berbatasan langsung dengan kec giritontro, wilayah timur desa gendayakan dan desa gunturharjo berbatasan dengan kec donorojo, dan kalak merupakan bagian kabupaten pacitan jawa timur. sebelah selatan berbatasan langsung dengan pantai selatan dimana kecamatan ini mempunyai 3 pantai yang telah dibuka untuk kunjungan wisata, ritual labuhan, dan rencana dermaga kecil. telah memiliki akses jalan dengan jalan aspal namun memang memiliki jalan berliku dan kurang lebar sehingga harus extra hati_hati. Daerah paranggupito memiliki masyarakat yang sebagian besar petani tadah hujan, memelihara ternak, dan sebagian mengembangkan industri rumah tangga gula jawa. juga telah memiliki fasilitas pendidikan dr setingkat taman kanak kanak sampai dengan SMA serta didukung dengan kelompok perkuliahan jarak jauh. fasilitas kesehatan sudah mendukung dengan satu puskesmas kecamatan 3 puskesmas pembatu, dan bidan desa. serta menjadi kecamatan rawan kekeringan, dengan kondisi alam pegunungan batu padas dan tanah yang tidak begitu subur. namun merupakan salah satu kecamatan penghasil budi daya pertanian berupa gaplek dan kayu jati.