blog ini sebagai media penyiaran berita, tombo kangen, kritik sosial, serta sebagai media teknologi informasi terkini.Semoga menjadi media yang bisa membawa kemajuan bagi kecamatan paranggupito khususnya dan wonogiri umumnya.
Kamis, 07 Januari 2010
MENJELANG MUSIM JAGUNG
akhir desember dan pergantian tahun ini wilayah wonogiri bagian selatan sebagian akan memanen hasil pertanian jagung yang untuk saat ini spertinya hasil panen kurang memuaskan. Hal ini disebabkan adanya perubahan cuaca yang tidak menentu sehingga mengakibatkan musim tanam yang tidak teratur. sebagian wilayah tersebut kecamatan paranggupito, kecamatan pracimantoro, kecamatan giritontro. Dengan geografis yang cenderung pegunungan karena geografis masuk dalam deretan pegunungan seribu maka hasil pertanian jagung disini maksimal 2 kali panen misalkan tidak mengalami pergantian tanaman.
untuk saat ini sudah jarang yang mengkonsumsi nasi jagung, sehingga biasanya hasil panen akan dijual langsung ke pengepul/kepasar untuk kebutuhan sehari hari, atau disimpan untuk bibit musim tanam berikutnya. itupun dipilih yang berkualitas bagus. biasanya hal ini dilakukan karena kalau membeli bibit jagung yang resmi harganya mahal dan kurang terjangkau. karena hasilnya pun tidak bisa maksimal.
sekilas pandang PARANGGUPITO
Paranggupito awalnya hanya sebuah kelurahan, seiring dengan perluasan wilayah kabupaten Wonogiri atau pemekaran wilayah maka Paranggupito dijadikan sebuah Kota kecamatan kecil yang memiliki 8 DESA meliputi :
1. DESA JOHUNUT
2. DESA KETOS
3. DESA SONGBLEDEG
4. DESA PARANGGUPITO
5. DESA SAMBIHARJO
6. DESA GUDANGHARJO
7. DESA GUNTURHARJO
8. DESA GENDAYAKAN
adapun batas wilayahnya bagian barat di kelurahan songbledeg berbatasan langsung dengan kelurahan songbanyu, rongkop gunungkidul, sebelah utara desa johunut berbatasan langsung dengan kec giritontro, wilayah timur desa gendayakan dan desa gunturharjo berbatasan dengan kec donorojo, dan kalak merupakan bagian kabupaten pacitan jawa timur. sebelah selatan berbatasan langsung dengan pantai selatan dimana kecamatan ini mempunyai 3 pantai yang telah dibuka untuk kunjungan wisata, ritual labuhan, dan rencana dermaga kecil. telah memiliki akses jalan dengan jalan aspal namun memang memiliki jalan berliku dan kurang lebar sehingga harus extra hati_hati. Daerah paranggupito memiliki masyarakat yang sebagian besar petani tadah hujan, memelihara ternak, dan sebagian mengembangkan industri rumah tangga gula jawa. juga telah memiliki fasilitas pendidikan dr setingkat taman kanak kanak sampai dengan SMA serta didukung dengan kelompok perkuliahan jarak jauh. fasilitas kesehatan sudah mendukung dengan satu puskesmas kecamatan 3 puskesmas pembatu, dan bidan desa. serta menjadi kecamatan rawan kekeringan, dengan kondisi alam pegunungan batu padas dan tanah yang tidak begitu subur. namun merupakan salah satu kecamatan penghasil budi daya pertanian berupa gaplek dan kayu jati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar