Jumat, 19 Maret 2010

Sejak 2010, korban DB capai 439 orang, 1 meninggal

Wonogiri (Espos)–Sebanyak 439 orang telah menjadi korban penyebaran penyakit demam berdarah (DB) di Kabupaten Wonogiri sejak awal Januari hingga Rabu (17/3) lalu. Satu di antara korban DB tersebut, seorang bayi berusia enam bulan asal Pracimantoro, meninggal dunia karena keterlambatan penanganan.

Kasi Penanggulangan Penyakit Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Wonogiri, Supriyo, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/3) mengungkapkan, berdasarkan pola selama lima tahun terakhir di Kabupaten Wonogiri, puncak penyebaran penyakit DB biasanya terjadi pada Januari, lalu mulai menurun pada Februari, Maret, April dan mulai meningkat lagi pada November.

Tahun 2010 ini, jumlah kasus DB pada Januari mencapai 216 kasus, Februari ada 166 kasus dan Maret, hingga Rabu (17/3), telah terjadi sebanyak 57 kasus. Total jumlah kasus selama tiga bulan tersebut sebanyak 439 kasus. Jumlah itu sudah melampaui total jumlah kasus DB sepanjang tahun 2009 sebanyak 412 kasus.

Sedangkan daerah penyebarannya, paling banyak adalah wilayah Kecamatan Wonogiri, Kecamatan Baturetno, dan Giriwoyo. Ketiga kecamatan itu merupakan wilayah perkotaan yang padat penduduk. Pada Januari 2010 lalu, kasus paling banyak terjadi di Baturetno sebanyak 44 kasus, sedangkan Wonogiri ada 33 kasus dan Giriwoyo 18 kasus.

Pada Februari, giliran Wonogiri yang mengalami paling banyak kasus, yaitu sebanyak 39 kasus, Baturetno 29 kasus dan Giriwoyo 19 kasus. Pada Maret, Wonogiri masih tertinggi yaitu sebanyak 16 kasus, Baturetno delapan kasus, dan Giriwoyo hanya dua kasus.

shs

Tidak ada komentar:

sekilas pandang PARANGGUPITO

Paranggupito awalnya hanya sebuah kelurahan, seiring dengan perluasan wilayah kabupaten Wonogiri atau pemekaran wilayah maka Paranggupito dijadikan sebuah Kota kecamatan kecil yang memiliki 8 DESA meliputi :

1. DESA JOHUNUT

2. DESA KETOS

3. DESA SONGBLEDEG

4. DESA PARANGGUPITO

5. DESA SAMBIHARJO

6. DESA GUDANGHARJO

7. DESA GUNTURHARJO

8. DESA GENDAYAKAN

adapun batas wilayahnya bagian barat di kelurahan songbledeg berbatasan langsung dengan kelurahan songbanyu, rongkop gunungkidul, sebelah utara desa johunut berbatasan langsung dengan kec giritontro, wilayah timur desa gendayakan dan desa gunturharjo berbatasan dengan kec donorojo, dan kalak merupakan bagian kabupaten pacitan jawa timur. sebelah selatan berbatasan langsung dengan pantai selatan dimana kecamatan ini mempunyai 3 pantai yang telah dibuka untuk kunjungan wisata, ritual labuhan, dan rencana dermaga kecil. telah memiliki akses jalan dengan jalan aspal namun memang memiliki jalan berliku dan kurang lebar sehingga harus extra hati_hati. Daerah paranggupito memiliki masyarakat yang sebagian besar petani tadah hujan, memelihara ternak, dan sebagian mengembangkan industri rumah tangga gula jawa. juga telah memiliki fasilitas pendidikan dr setingkat taman kanak kanak sampai dengan SMA serta didukung dengan kelompok perkuliahan jarak jauh. fasilitas kesehatan sudah mendukung dengan satu puskesmas kecamatan 3 puskesmas pembatu, dan bidan desa. serta menjadi kecamatan rawan kekeringan, dengan kondisi alam pegunungan batu padas dan tanah yang tidak begitu subur. namun merupakan salah satu kecamatan penghasil budi daya pertanian berupa gaplek dan kayu jati.

wonogiri, kecamatan paranggupito, paranggupito, sambiharjo, gudangharjo, gunturharjo, gendayakan, johunut, ketos, songbledeg, kota kecamatan paranggupito, pantai nampu, pantai sembukan, pantai sanggrahan,wisata pantai wonogiri, gula jawa, gaplek, nasi thiwul, giribelah

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "
yang menginginkan kaos dengan desain ini bisa pesan dengan harga 25.000 belum termasuk ongkos kirim, bagi yg berminat hub 085228691955

PARANGGUPITO MAP

PARANGGUPITO MAP


peta" PARANGGUPITO "

peta" PARANGGUPITO "