Senin, 11 April 2011

PEMKAB WONOGIRI BERKOMITMEN MELAKSANAKAN REFORMASI BIROKRASI

Mulai tahun 2011 ini, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk mulai melaksanakan agenda reformasi birokrasi yang meliputi aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, dan manajemen SDM. Hal tersebut diawali dengan menyusun 2 dokumen berupa Pedoman Umum Reformasi Birokrasi Kabupaten Wonogiri Tahun 2011-2025 dan Rencana Strategis Reformasi Birokrasi Kabupaten Wonogiri Tahun 2011-2025 melalui proyek SCBD tahun 2011.

Guna memberikan pengertian awal dan pemahaman tentang agenda reformasi birokrasi tersebut, Pemkab Wonogiri melaksanakan kegiatan berupa seminar dengan tema “Reformasi Birokrasi Daerah, Memacu Pertumbuhan Ekonomi dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” di Gedung Graha Perencana Bappeda, Kamis (31/3). Peserta meliputi seluruh Pimpinan SKPD, Camat dan para Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Wonogiri.

Dalam seminar tersebut menghadirkan narasumber Prof. Miftah Thoha, MPA, Ph.D (Guru Besar Fisipol UGM Yogyakarta) dan Agus Pramusinto, MA, Ph.D (Ketua Program Magister Administrasi Publik UGM). Kedua narasumber tersebut merupakan pakar reformasi birokrasi yang juga merupakan tim utama Kementerian PAN dalam penyusunan kebijakan dan program Reformasi Birokrasi Nasional.

Dalam sambutannya Bupati Wonogiri yang dibacakan Plt Sekretaris Daerah Susanto Djosowijatmo, SH dikatakan bahwa digelarnya seminar ini bertujuan untuk mempersiapkan perubahan pola pikir aparatur Pemerintah Kabupaten Wonogiri. “Agenda reformasi birokrasi tidak hanya sekedar mempersiapkan perangkat lunak seperti penyusunan dokumen dan regulasi mekanisme prosedur ketatalaksanaan pemerintahan saja. Tetapi justru yang lebih penting adalah mempersiapkan perangkat lunak berupa perubahan pola pikir aparaturnya agar mau mereformasi dirinya terlebih dahulu,” katanya.

Dalam seminar tersebut dijelaskan bahwa reformasi birokrasi sebagai salah satu isu pokok di era reformasi ini dirasakan berjalan agak lamban. Hal tersebut terjadi terutama seiring diberlakukannya otonomi daerah, dimana komitmen dan implementasi reformasi birokrasi di Pemda sangat tegantung pada kesungguhan aparaturnya. Dikatakan bahwa reformasi birokrasi sekarang ini sudah menjadi kebutuhan utama dan tujuan utama dari penyelenggaraan pemerintahan terutama di daerah, karena Kabupaten/Kota memliki tugas yang langsung berhadapan dan berinteraksi dengan masyarakat. (HUMAS_ESTI SUCI)

Tidak ada komentar:

sekilas pandang PARANGGUPITO

Paranggupito awalnya hanya sebuah kelurahan, seiring dengan perluasan wilayah kabupaten Wonogiri atau pemekaran wilayah maka Paranggupito dijadikan sebuah Kota kecamatan kecil yang memiliki 8 DESA meliputi :

1. DESA JOHUNUT

2. DESA KETOS

3. DESA SONGBLEDEG

4. DESA PARANGGUPITO

5. DESA SAMBIHARJO

6. DESA GUDANGHARJO

7. DESA GUNTURHARJO

8. DESA GENDAYAKAN

adapun batas wilayahnya bagian barat di kelurahan songbledeg berbatasan langsung dengan kelurahan songbanyu, rongkop gunungkidul, sebelah utara desa johunut berbatasan langsung dengan kec giritontro, wilayah timur desa gendayakan dan desa gunturharjo berbatasan dengan kec donorojo, dan kalak merupakan bagian kabupaten pacitan jawa timur. sebelah selatan berbatasan langsung dengan pantai selatan dimana kecamatan ini mempunyai 3 pantai yang telah dibuka untuk kunjungan wisata, ritual labuhan, dan rencana dermaga kecil. telah memiliki akses jalan dengan jalan aspal namun memang memiliki jalan berliku dan kurang lebar sehingga harus extra hati_hati. Daerah paranggupito memiliki masyarakat yang sebagian besar petani tadah hujan, memelihara ternak, dan sebagian mengembangkan industri rumah tangga gula jawa. juga telah memiliki fasilitas pendidikan dr setingkat taman kanak kanak sampai dengan SMA serta didukung dengan kelompok perkuliahan jarak jauh. fasilitas kesehatan sudah mendukung dengan satu puskesmas kecamatan 3 puskesmas pembatu, dan bidan desa. serta menjadi kecamatan rawan kekeringan, dengan kondisi alam pegunungan batu padas dan tanah yang tidak begitu subur. namun merupakan salah satu kecamatan penghasil budi daya pertanian berupa gaplek dan kayu jati.

wonogiri, kecamatan paranggupito, paranggupito, sambiharjo, gudangharjo, gunturharjo, gendayakan, johunut, ketos, songbledeg, kota kecamatan paranggupito, pantai nampu, pantai sembukan, pantai sanggrahan,wisata pantai wonogiri, gula jawa, gaplek, nasi thiwul, giribelah

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "
yang menginginkan kaos dengan desain ini bisa pesan dengan harga 25.000 belum termasuk ongkos kirim, bagi yg berminat hub 085228691955

PARANGGUPITO MAP

PARANGGUPITO MAP


peta" PARANGGUPITO "

peta" PARANGGUPITO "