Selasa, 04 Agustus 2009

Musim kemarau tiba, Bupati minta kebakaran diantisipasi

Wonogiri (Espos) Memasuki musim kemarau, Bupati Wonogiri, Begug Poernomosidi, mengimbau camat untuk mengantisipasi bencana kebakaran. Selain itu, ruangan kantor harus dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran. 

Dalam surat pemberitahuan No 436/4580/2009 mengenai antisipasi bahaya kebakaran, Bupati menyatakan seluruh pihak yakni camat hingga kepala dinas, termasuk unit pemadam kebakaran, untuk mengantisipasi bahaya kebakaran. Dia mengatakan, kebakaran dapat terjadi karena keteledoran, maupun adanya hubungan arus pendek (korsleting). 
”Untuk itu perlu diwaspadai dan antisipasi kemungkinan adanya bahaya kebakaran,” jelasnya kepada Espos di Wonogiri, Senin (3/8).
Dia mengatakan, gedung maupun perkantoran harus mempunyai perangkat penanggulangan kebakaran secara cepat seperti tabung pemadam api. Menurutnya, tidak hanya itu, pegawai atau orang yang bekerja di kantor tersebut harus bisa menggunakannya. 
Lebih lanjut, dia mengatakan, khusus daerah kering, diminta menghindari membakar sampah serta tidak boleh membuang puntung rokok di hutan. 
”Dilakukan upaya pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran,” papar dia.
Dia menambahkan, jika terjadi kebakaran, masyarakat diminta bertindak secara cepat agar bencana dapat ditangani. Menurutnya, warga dapat menghubungi dan melaporkan kejadian tersebut ke unit pemadam kebakaran yang terdapat di Jalan Pemuda II, No 23 Wonogiri, telepon 321039 dan 113. 
”Khususnya di areal hutan yang biasanya warga membuat perapian. Sementara pengguna peralatan listrik misalnya juga harus diwaspadai,” jelas dia. - Oleh : das

Tidak ada komentar:

sekilas pandang PARANGGUPITO

Paranggupito awalnya hanya sebuah kelurahan, seiring dengan perluasan wilayah kabupaten Wonogiri atau pemekaran wilayah maka Paranggupito dijadikan sebuah Kota kecamatan kecil yang memiliki 8 DESA meliputi :

1. DESA JOHUNUT

2. DESA KETOS

3. DESA SONGBLEDEG

4. DESA PARANGGUPITO

5. DESA SAMBIHARJO

6. DESA GUDANGHARJO

7. DESA GUNTURHARJO

8. DESA GENDAYAKAN

adapun batas wilayahnya bagian barat di kelurahan songbledeg berbatasan langsung dengan kelurahan songbanyu, rongkop gunungkidul, sebelah utara desa johunut berbatasan langsung dengan kec giritontro, wilayah timur desa gendayakan dan desa gunturharjo berbatasan dengan kec donorojo, dan kalak merupakan bagian kabupaten pacitan jawa timur. sebelah selatan berbatasan langsung dengan pantai selatan dimana kecamatan ini mempunyai 3 pantai yang telah dibuka untuk kunjungan wisata, ritual labuhan, dan rencana dermaga kecil. telah memiliki akses jalan dengan jalan aspal namun memang memiliki jalan berliku dan kurang lebar sehingga harus extra hati_hati. Daerah paranggupito memiliki masyarakat yang sebagian besar petani tadah hujan, memelihara ternak, dan sebagian mengembangkan industri rumah tangga gula jawa. juga telah memiliki fasilitas pendidikan dr setingkat taman kanak kanak sampai dengan SMA serta didukung dengan kelompok perkuliahan jarak jauh. fasilitas kesehatan sudah mendukung dengan satu puskesmas kecamatan 3 puskesmas pembatu, dan bidan desa. serta menjadi kecamatan rawan kekeringan, dengan kondisi alam pegunungan batu padas dan tanah yang tidak begitu subur. namun merupakan salah satu kecamatan penghasil budi daya pertanian berupa gaplek dan kayu jati.

wonogiri, kecamatan paranggupito, paranggupito, sambiharjo, gudangharjo, gunturharjo, gendayakan, johunut, ketos, songbledeg, kota kecamatan paranggupito, pantai nampu, pantai sembukan, pantai sanggrahan,wisata pantai wonogiri, gula jawa, gaplek, nasi thiwul, giribelah

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "

KAOS " I LOVE PARANGGUPITO "
yang menginginkan kaos dengan desain ini bisa pesan dengan harga 25.000 belum termasuk ongkos kirim, bagi yg berminat hub 085228691955

PARANGGUPITO MAP

PARANGGUPITO MAP


peta" PARANGGUPITO "

peta" PARANGGUPITO "